"SEPULANG DARI PONDOK, SANTRI HARUS BISA MENJADI PAKU". Pesan dari KH. Abdul Karim Lirboyo kediri. - JIHAD ILMIAH
Headlines News :
Home » » "SEPULANG DARI PONDOK, SANTRI HARUS BISA MENJADI PAKU". Pesan dari KH. Abdul Karim Lirboyo kediri.

"SEPULANG DARI PONDOK, SANTRI HARUS BISA MENJADI PAKU". Pesan dari KH. Abdul Karim Lirboyo kediri.

Written By Guruku Kyai Bukan Mbah Google on Rabu, 18 Mei 2016 | 07.18

Pesan ini memiliki filosofis yang sangat dalam. Dengan paku, kayu yang kurang berguna bisa bersatu & lebih kokoh dari sebelumnya. Begitu juga santri, ketika terjun di masyarakat kelak santri harus bisa mempersatukan berbagai lapisan masyarakat yang hiterogen sehingga terbentuklah suatu masyarakat yang kokoh & baik.

Paku merupakan unsur penting dari sebuah bangunan. Setiap bagian pasti membutuhkan pemersatu yaitu paku. Santri juga termasuk elemen penting dalam masyarakat. Ia selalu dibutuhkan di manapun berada. Oleh karena itu santri harus selalu siap & bertanggung jawab ditempatkan dimanapun.

Seseorang yang mengamati keindahan suatu bangunan akan senantiasa mengamati keindahan arsitektur atau kekokohan bangunan tersebut. Tidak ada yang memuji & menghargai betapa besar peran paku didalamnya.

Tapi yang pasti, santri harus siap ditempa & diuji agar dia bisa berguna. Dan setelah dia menunaikan kegunaanya, harus siap tak nampak. Tenggelam dalam peran tanpa harus memasyhurkan. Jadi, santri kalau sudah pulang harus benar-benar mengayomi masyarakat. Walaupun peranya tidak diakui oleh masyarakat.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Kenalin Saya

Foto saya
GURUKU KYAI BUKAN MBAH GOOGLE Belajarlah agama kepada guru yang sanad keilmuannya sampai kepada Rasulullah. Belajar langsung dengan bertatap muka kepada guru fadhilahnya sangat agung. Dikatakan bahwa duduk di majelis ilmu sesaat lebih utama daripada shalat 1000 rakaat. Namun jika hal itu tidak memungkinkan karena kesibukan yang lain, maka jangan pernah biarkan waktu luang tanpa belajar agama, untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun tetap harus di bawah pantauan atau bimbingan orang yang ahli. HATI-HATI DENGAN GOOGLE Jika anda suka bertanya hukum kepada mbah google, pesan kami, hati-hati karena sudah banyak orang yang tersesat akibat tidak bisa membedakan antara yang salaf dengan yang salafi. Oleh karena itu untuk membantu mereka kaum awam, kami meluncurkan situs www.islamuna.info sebagai pengganti dari google dalam mencari informasi Islam. Mulai sekarang jika akan bertanya hukum atau info keislamna, tinggalkan google, beralihlah kepada Islamuna.info Googlenya Aswaja.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. JIHAD ILMIAH - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template