Mengungkap Misteri penciptaan Alam - JIHAD ILMIAH
Headlines News :
Home » » Mengungkap Misteri penciptaan Alam

Mengungkap Misteri penciptaan Alam

Written By Guruku Kyai Bukan Mbah Google on Senin, 30 Mei 2011 | 13.59

Dimuat di Media Koran Jakarta. Kamis, 19 Mei 2011
 
Judul : The Grand Design
Penulis : Stephen Hawking, Leonard Mlodinow
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama 2011
Tebal : 208 halaman
Harga : Rp50.000
Peresensi : Abdul Aziz MMM


Buku The Grand Design muncul di tengah meruyaknya buku-buku tentang atheism yang ditulis oleh para ilmuwan seperti Richard Dawkins, Sam Harris, Daniel Dennet, dan Christopher Hitchens. Tak heran jika sebagian orang kemudian mengkait-kaitkan terbitnya buku Stephen Hawking ini dengan kemunculan atheisme baru. The Grand Design bukanlah buku tentang Tuhan, melainkan sebuah buku dalam aliran kajian sains populer ketimbang atheisme baru.
Sebagai kajian sains populer, pesan utama yang ingin dsampaikan dalam buku ini adalah perkembangan mutakhir ilmu pengetahuan, khususnya astrofisika, bidang yang digeluti Stephen Hawking dalam penjelasan misteri alam raya. Begitu komprehensif dan terangnya penjelasan-penjelasan sains terhadap misteri itu, sehingga Stephen Hawking menyakini bahwa tak lagi memerlukan filsafat.
Jika dulu sains bisa menjelaskan misteri alam raya yang selama berabad-abad dapat ijawab oleh para filsuf, maka dengan semakin majunya sains, tak perlu lagi spekulasispekulasi
filsafat. Yang diperlukan hanyalah persamaan matematika dan pembuktianpembuktian modelnya di laboratorium.
Dengan keyakinan itu, hawking menyimpulkan bahwa alam raya bisa dijelaskan sepenuhnya lewat sains. Mekanisme kerja alam bisa dipahami lewat hukum-hukum alam yang pasti. Dan jika kita bisa secara pasti memahami jalannya alam raya, kita juga bisa memahami asal-usul dan perkembangannya. Dari sinilah Stephen Hawking menjelaskan teori tentang penciptaan alam raya.
Bagi orang-orang yang percaya pada desain intelijen (tuhan), buku The Grand Design bisa dianggap sebagai penolakan terhadap keberadaan Tuhan. Penegasan Stephen Hawking bahwa alam raya bisa dijelaskan sepenuhnya dengan hukum-hukum alam mengindikasikantidak diperlukannya campur tangan Tuhan. Namun sebenarnya Stephen Hawking bukan sedang menegaskan keberadaan atau ketidakberadaan Tuhan, tapi ia hanya menyatakan bahwa tanpa tuhan, penciptaan alam raya bisa dijelaskan secara meyakinkan.
Stephen Hawking tidak berbicara tentang agama. Dia juga tidak berbicara tentang argumen-argumen tentang keberadaan atau ketidakberadaan Tuhan. Berbeda dengan Richard Dawkins yang secara tegas menyatakan ketidakberadaan Tuhan. Stephen Hawking menegaskan independensi sains dari agama dan tidak ada gunanya mencampuradukan dua domain yang memiliki logika dan bahasa yang berbeda itu.
Hawking adalah seorang ilmuan agnostik yang lebih percaya pada kerja sains ketimbang penjelasan agama. Dia tak peduli apa kata agama tentang tuhan dan penciptaan alam. Yang menjadi kepeduliannya adalah bagaimana sains bisa mengungkapkan misteri alam raya.
Yang menarik dari penjelasan hawking dalam buku ini tentang asal usul alam raya adalah penegasannya bahwa proses-proses penciptaan jagat raya bisa sepenuhnya dijelaskan lewat Teori M, Tuhan tidak diperlukan kehadirannya untuk menjelaskan proses penciptaan ini. Buku bertajuk The Grand Design merupakan buku tentang sains populer yang lebih banyak menguraikan fenomena alam secara ilmiah. Ia bukan buku tentang tuhan ataupun tentang ketiadaan tuhan.


Peresensi: Abdul Aziz MMM
Pengelola Renaisant Institute Tinggal di Yogyakarta


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Kenalin Saya

Foto saya
GURUKU KYAI BUKAN MBAH GOOGLE Belajarlah agama kepada guru yang sanad keilmuannya sampai kepada Rasulullah. Belajar langsung dengan bertatap muka kepada guru fadhilahnya sangat agung. Dikatakan bahwa duduk di majelis ilmu sesaat lebih utama daripada shalat 1000 rakaat. Namun jika hal itu tidak memungkinkan karena kesibukan yang lain, maka jangan pernah biarkan waktu luang tanpa belajar agama, untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun tetap harus di bawah pantauan atau bimbingan orang yang ahli. HATI-HATI DENGAN GOOGLE Jika anda suka bertanya hukum kepada mbah google, pesan kami, hati-hati karena sudah banyak orang yang tersesat akibat tidak bisa membedakan antara yang salaf dengan yang salafi. Oleh karena itu untuk membantu mereka kaum awam, kami meluncurkan situs www.islamuna.info sebagai pengganti dari google dalam mencari informasi Islam. Mulai sekarang jika akan bertanya hukum atau info keislamna, tinggalkan google, beralihlah kepada Islamuna.info Googlenya Aswaja.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. JIHAD ILMIAH - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template