SANAD THAQRIQAH QADIRIYAH HABIB LUTHFI BIN YAHYA KE MBAH KHOLIL BANGKALAN - JIHAD ILMIAH
Headlines News :
Home » , » SANAD THAQRIQAH QADIRIYAH HABIB LUTHFI BIN YAHYA KE MBAH KHOLIL BANGKALAN

SANAD THAQRIQAH QADIRIYAH HABIB LUTHFI BIN YAHYA KE MBAH KHOLIL BANGKALAN

Written By Guruku Kyai Bukan Mbah Google on Jumat, 24 Februari 2017 | 04.45


Foto kenangan yang sangat langka, 3 Guru Besar Thariqah, tokoh Sufi, dan termasuk Auliyaillah Indonesia. Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, KH. Abdullah Zein Salam Kajen Pati dan Habib Ali Bafaqih Loloan Barat Negara Jembrana Bali. 

1. KH. Abdullah Zein Salam adalah salah seorang keturunan ketujuh dari Syaikh Ahmad Mutamakkin (sosok wali dan ulama sufi yang hidup pada Abad 16-17 M/1695-1740 M) dan santri Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy'ari. Beliau meninggal dunia pada hari Ahad 11 Nopember 2001 M/25 Sya’ban 1422 H. 

2. Habib Ali bin Umar Bafaqih lahir di Banyuwangi Jawa Timur pada tahun 1890 M. Beliau adalah salah seorang ulama Indonesia yang cukup populer di pulau Dewata yang makamnya setiap hari tidak pernah sepi dari para peziarah. Pada masa mudanya beliau pernah belajar di Mekkah dalam waktu cukup lama, disamping juga nyantri di berbagai pesantren di Jawa Timur termasuk di Jombang. Beliau adalah salah satu santri Mbah Kholil Bangkalan Madura dan dari beliaulah salah satu sanad Thariqah Qadiriyah Maulana Habib Luthfi yang bersambung ke Mbah Kholil.

Habib Ali Bafaqih termasuk salah seorang ulama Indonesia yang dijuluki minal mu'ammarin, karena berusia panjang hingga 107 tahun. Beliau meninggal pada tahun 1998 M di Desa Loloan Barat Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.

Gambar ini diambil sekitar tahun 1997 sebelum KH. Abdullah Zein Salam dan Habib Ali Bafaqih meninggal dunia, saat mereka berkumpul di rumah Habib Ali Bafaqih Loloan Barat Negara Jembrana Bali. Yang luar luar biasa dari gambar ini adalah ketika kami menunjukkannya kepada orangtua dan guru kami Maulana Habib Luthfi bin Yahya, beliau sempat tersenyum dan menuturkan berbagai hal diantaranya adalah bahwa gambar tersebut diambil setelah beliau dibaiat Thariqah Qadiriyah oleh Habib Ali Bafaqih. Setelah itu Habib Ali Bafaqih melantunkan beberapa syiir Arab yang berakhiran huruf ra dan fa, yang berisikan pujian kepadanya. Lalu dilanjutkan dengan memberikan berbagai wasiat khusus untuk Habib Luthfi bin Yahya dan KH. Abdullah Zein Salam. 

(Oleh: Habib Muhdor Ahmad Assegaf Pemalang. Brebes, 21/02/2017)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Kenalin Saya

Foto saya
GURUKU KYAI BUKAN MBAH GOOGLE Belajarlah agama kepada guru yang sanad keilmuannya sampai kepada Rasulullah. Belajar langsung dengan bertatap muka kepada guru fadhilahnya sangat agung. Dikatakan bahwa duduk di majelis ilmu sesaat lebih utama daripada shalat 1000 rakaat. Namun jika hal itu tidak memungkinkan karena kesibukan yang lain, maka jangan pernah biarkan waktu luang tanpa belajar agama, untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun tetap harus di bawah pantauan atau bimbingan orang yang ahli. HATI-HATI DENGAN GOOGLE Jika anda suka bertanya hukum kepada mbah google, pesan kami, hati-hati karena sudah banyak orang yang tersesat akibat tidak bisa membedakan antara yang salaf dengan yang salafi. Oleh karena itu untuk membantu mereka kaum awam, kami meluncurkan situs www.islamuna.info sebagai pengganti dari google dalam mencari informasi Islam. Mulai sekarang jika akan bertanya hukum atau info keislamna, tinggalkan google, beralihlah kepada Islamuna.info Googlenya Aswaja.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. JIHAD ILMIAH - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template